Pengaruh Employee Resilience, Work-Life Balance, dan Digital Competence terhadap Kinerja Karyawan di Era Transformasi Digital di Bank XYZ

Authors

  • Ahmad Zaki Rasyandra Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Irma Annisa Apsari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Pradhitia Anisa Putri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Yusuf Rusmawardani Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.69718/ijesm.v4i1.549

Keywords:

Transformasi digital, ketangguhan diri karyawan, keseimbangan kerja – kehidupan, kompetensi digital, kinerja karyawan

Abstract

Transformasi digital di sektor perbankan
menuntut karyawan yang tangguh, fleksibel,
dan memiliki kompetensi teknologi. Bank
XYZtelah menerapkan berbagai inisiatif
digital, seperti layanan perbankan digital,
sistem kerja hibrida, dan otomasi proses
bisnis, yang berdampak pada cara kerja dan
kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh ketangguhan
diri karyawan, keseimbangan kerja–
kehidupan, dan kompetensi digital terhadap
kinerja karyawan di Bank Mandiri. Penelitian
ini menggunakan Conservation of Resources
Theory, Job Demands– Resources Model, dan
Technology Acceptance Model sebagai
landasan teoritis untuk menjelaskan
hubungan antarvariabel dalam konteks
transformasi digital.

References

Azahra, R., & Hadita. (2023). Pengujian validitas dan reliabilitas konstruk dengan pendekatan PLS-SEM. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(2), 45–58.

Dewi, N. P., & Mahardika, I. G. (2023). Pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja karyawan perbankan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 5(1), 66–78.

Dwitanti, R. (2023). Work-life balance dan pengaruhnya terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 12(1), 21–34.

Ferrari, A. (2013). DIGCOMP: A framework for developing and understanding digital competence in Europe. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

Ghozali, I. (2021). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan SmartPLS 4.0. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of Management Review, 10(1), 76–88.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Handayani, S. (2023). Kesiapan organisasi dan kompetensi digital terhadap kinerja karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 11(2), 98–109.

Lestari, D. (2022). Resiliensi individu dan kinerja karyawan: Peran lingkungan kerja. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 9(3), 201–214.

Luthans, F. (2002). Positive organizational behavior: Developing and managing psychological strengths. Academy of Management Executive, 16(1), 57–72.

Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nugraha, A. (2021). Pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(2), 112–124.

Putra, R. A. (2024). Work-life balance dan kinerja karyawan pada industri perbankan digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(1), 55–69.

Rahmawati, D., & Arifin, Z. (2024). Kompetensi digital dan kinerja karyawan perbankan di era transformasi digital. Jurnal Manajemen Perbankan, 4(1), 1–14.

Sari, M. P. (2023). Digitalisasi kerja dan work-life balance terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Modern, 10(2), 89–102.

Sutrisno, E., & Widodo, S. (2023). Resiliensi kerja dan kinerja karyawan dalam lingkungan kerja dinamis. Jurnal Manajemen SDM, 7(2), 134–147.

Tho, A., et al. (2024). Employee resilience and performance in digital workplaces.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Ahmad Zaki Rasyandra, Irma Annisa Apsari, Pradhitia Anisa Putri, & Yusuf Rusmawardani. (2026). Pengaruh Employee Resilience, Work-Life Balance, dan Digital Competence terhadap Kinerja Karyawan di Era Transformasi Digital di Bank XYZ. IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management, 4(1). https://doi.org/10.69718/ijesm.v4i1.549

Issue

Section

Articles