Analisis Risiko dan Pengembalian Saham: Studi Perbandingan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam Perspektif Investasi Konservatif dan Agresif

Authors

  • Renato Akbar Nugroho Trisakti School of Management
  • Radafi Rafid Mushadaq Trisakti School of Management
  • M Raihan Rafly Pasha Trisakti School of Management

DOI:

https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.403

Keywords:

Risiko, Pengembalian Saham, PTBA, ANTM

Abstract

Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya jumlah emiten dan investor. Penelitian ini menganalisis risiko dan pengembalian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk membantu investor memahami profil kedua saham dalam perspektif konservatif dan agresif. Analisis menggunakan data historis return dan standar deviasi untuk mengukur tingkat risiko dan potensi pengembalian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTM memiliki expected return sebesar 0,843% dengan rata-rata standar deviasi tinggi, mencerminkan potensi keuntungan yang besar namun disertai volatilitas tinggi, sehingga cocok untuk investor agresif. Sebaliknya, PTBA memiliki expected return negatif sebesar -0,283% dan standar deviasi kecil, mencerminkan stabilitas yang lebih tinggi dan sesuai untuk investor konservatif  Kesimpulannya, ANTM menawarkan peluang keuntungan tinggi dengan risiko besar, sementara PTBA cocok untuk investasi stabil dengan risiko lebih rendah. Pilihan investasi bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

Author Biographies

Renato Akbar Nugroho, Trisakti School of Management

Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya jumlah emiten dan investor. Penelitian ini menganalisis risiko dan pengembalian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk membantu investor memahami profil kedua saham dalam perspektif konservatif dan agresif. Analisis menggunakan data historis return dan standar deviasi untuk mengukur tingkat risiko dan potensi pengembalian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTM memiliki expected return sebesar 0,843% dengan rata-rata standar deviasi tinggi, mencerminkan potensi keuntungan yang besar namun disertai volatilitas tinggi, sehingga cocok untuk investor agresif. Sebaliknya, PTBA memiliki expected return negatif sebesar -0,283% dan standar deviasi kecil, mencerminkan stabilitas yang lebih tinggi dan sesuai untuk investor konservatif  Kesimpulannya, ANTM menawarkan peluang keuntungan tinggi dengan risiko besar, sementara PTBA cocok untuk investasi stabil dengan risiko lebih rendah. Pilihan investasi bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

Radafi Rafid Mushadaq, Trisakti School of Management

Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya jumlah emiten dan investor. Penelitian ini menganalisis risiko dan pengembalian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk membantu investor memahami profil kedua saham dalam perspektif konservatif dan agresif. Analisis menggunakan data historis return dan standar deviasi untuk mengukur tingkat risiko dan potensi pengembalian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTM memiliki expected return sebesar 0,843% dengan rata-rata standar deviasi tinggi, mencerminkan potensi keuntungan yang besar namun disertai volatilitas tinggi, sehingga cocok untuk investor agresif. Sebaliknya, PTBA memiliki expected return negatif sebesar -0,283% dan standar deviasi kecil, mencerminkan stabilitas yang lebih tinggi dan sesuai untuk investor konservatif  Kesimpulannya, ANTM menawarkan peluang keuntungan tinggi dengan risiko besar, sementara PTBA cocok untuk investasi stabil dengan risiko lebih rendah. Pilihan investasi bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

M Raihan Rafly Pasha, Trisakti School of Management

Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan pesat dengan meningkatnya jumlah emiten dan investor. Penelitian ini menganalisis risiko dan pengembalian saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk membantu investor memahami profil kedua saham dalam perspektif konservatif dan agresif. Analisis menggunakan data historis return dan standar deviasi untuk mengukur tingkat risiko dan potensi pengembalian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTM memiliki expected return sebesar 0,843% dengan rata-rata standar deviasi tinggi, mencerminkan potensi keuntungan yang besar namun disertai volatilitas tinggi, sehingga cocok untuk investor agresif. Sebaliknya, PTBA memiliki expected return negatif sebesar -0,283% dan standar deviasi kecil, mencerminkan stabilitas yang lebih tinggi dan sesuai untuk investor konservatif  Kesimpulannya, ANTM menawarkan peluang keuntungan tinggi dengan risiko besar, sementara PTBA cocok untuk investasi stabil dengan risiko lebih rendah. Pilihan investasi bergantung pada toleransi risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

References

Br Silitonga, G. N. N., & Aziz, A. (2023). ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL MODEL CAPM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA IDXQ30. Media Mahardhika, 22(1), 125-137.

Campbell, J. Y. (1996). Understanding risk and return. Journal of Political economy, 104(2), 298-345.

Fatmasari, D. I., Danial, R. D. M., & Norisanti, N. (2019). ANALISIS CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM (STUDI PADA SAHAM YANG LISTING DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2015-2017). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 20(2), 11-18.

Faujiah, S., Syaifudin, M., & Andriani, T. (2023). Implementasi Manajemen Strategi dalam Lembaga Pendidikan. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 4(3), 641-650.

Hastuti, R. (2022). Pengaruh Aktivitas Rasio Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal Mitra Manajemen, 6(4), 250-261.

Kurnia, W. R., Relina, M., Yuni, S., Syafrizal, M., & Aristi, M. D. (2023). ANALISIS CAPITAL ASSETS PRICING MODEL (CAMP) SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERINVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (STUDI PADA PEFINDO-25 DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2020). Research in Accounting Journal (RAJ), 3(2), 229-238.

Kurnia, W. R., Relina, M., Yuni, S., Syafrizal, M., & Aristi, M. D. (2022). ANALISIS CAPITAL ASSETS PRICING MODEL (CAMP) SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERINVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (STUDI PADA PEFINDO-25 DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2020). Research in Accounting Journal (RAJ), 2(4), 558-566.

LUKITO, I. C. PENERAPAN METODE CAPM (CAPITAL ASSET PRICING MODEL) UNTUK MENENTUKAN PILIHAN INVESTASI PADA SAHAM.

Marjun, M. (2013). PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA BANK RAKYAT INDONESIA UNIT TATURA KOTA PALU. Jurnal Ekonomi Trend, 2(1), 8-14.

Mas Rahmah, S. H., & MH, L. M. (2019). Hukum Pasar Modal. Prenada Media.

Mubaraq, M. R., Anshori, M., & Trihatmoko, H. (2021). The influence of financial knowledge and risk tolerance on investment decision making. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 10(2), 140.

Paisal, A., Suhandoko, A. R., Adawiyah, D. S. R. A., Pebrianti, P., & Suherman, U. (2024). Kinerja Portofolio Investasi Saham Dengan Standar Deviasi Untuk Mengukur Volatilitas Pasar Ekuitas Pada Pasar Modal Indonesia. Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 2(1), 268-279.

Pungkasanti, P. T., & Wakhidah, N. (2023, December). ANTM. JK Stock Price Prediction Using Long Short-Term Memory (LSTM) Method During COVID-19 Pandemic. In 2023 International Conference on Technology, Engineering, and Computing Applications (ICTECA) (pp. 1-5). IEEE.

Ramadhan, A. R. (2022). Penggunaan Model Capital Asset Pricing Model (CAPM) Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Pada Saham Jakarta Islamic Index (JII) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Rusdi, N. R., Tawe, A., Nurman, N., & Anwar, A. (2022). Analisis Capital Asset Pricing Model (Capm) Dalam Menentukan Keputusan Investasi Saham. Indonesian Journal of Research in Economy, 1(2), 125-136.

Silfiah, R. D., Haeruddin, M. I. W., Tawe, A., & Aslam, A. P. (2023). Penerapan Metode CAPM (Capital Asset Pricing Model) Untuk Menentukan Pilihan Investasi pada Saham: Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2022. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan, 1(2), 71-82.

Urwah, K. N., Farida, I., & Faozi, A. Z. (2024). Analisis Capital Asset Pricing Model (CAPM): Dasar Pengambilan Keputusan Investasi Saham pada Perusahaan Sektor Perbankan. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(1), 333-344.

Wibisono, D. A., & Handayani, K. (2017). Pemilihan Saham yang Optimal Menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan (JMDK), 5(1), 32-46.

Widioatmodjo, S. (2015). Pengetahuan pasar modal untuk konteks Indonesia. Elex Media Komputindo.

Downloads

Published

2025-03-31

How to Cite

Renato Akbar Nugroho, Radafi Rafid Mushadaq, & M Raihan Rafly Pasha. (2025). Analisis Risiko dan Pengembalian Saham: Studi Perbandingan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam Perspektif Investasi Konservatif dan Agresif. IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management, 3(1). https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.403

Issue

Section

Articles