ANALISIS TINGKAT RESIKO DAN PENGEMBALIAN SAHAM PADA INDEKS LQ45 SEKTOR BARANG BAKU

PADA INDEKS LQ45 SEKTOR BARANG BAKU

Authors

  • Nocy Aulia Putri Trisakti School Of Management Bekasi
  • Gioe Nathasya Daud Trisakti school of management
  • Nabila Az Zahra Trisakti School Of Management Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.381

Keywords:

Investment, Return Stock, LQ45 Index, Standard Deviation

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)—dua perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Kedua bisnis ini bekerja di industri barang baku, masing-masing di semen dan pertambangan logam. Untuk melakukan analisis, standar deviasi saham dan return yang diharapkan dari kedua perusahaan dihitung. Selain itu, kinerja mereka dibandingkan dengan indeks LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi, saham MDKA memiliki expected return yang lebih tinggi dibandingkan SMGR. Oleh karena itu, SMGR lebih cocok untuk investor dengan profil risiko moderat, sementara MDKA lebih cocok untuk investor dengan profil risiko agresif. Penelitian ini membantu investor memilih saham berdasarkan preferensi risiko mereka dan potensi keuntungan yang diinginkan

Author Biographies

Nocy Aulia Putri, Trisakti School Of Management Bekasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)—dua perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Kedua bisnis ini bekerja di industri barang baku, masing-masing di semen dan pertambangan logam. Untuk melakukan analisis, standar deviasi saham dan return yang diharapkan dari kedua perusahaan dihitung. Selain itu, kinerja mereka dibandingkan dengan indeks LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi, saham MDKA memiliki expected return yang lebih tinggi dibandingkan SMGR. Oleh karena itu, SMGR lebih cocok untuk investor dengan profil risiko moderat, sementara MDKA lebih cocok untuk investor dengan profil risiko agresif. Penelitian ini membantu investor memilih saham berdasarkan preferensi risiko mereka dan potensi keuntungan yang diinginkan

Gioe Nathasya Daud, Trisakti school of management

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)—dua perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Kedua bisnis ini bekerja di industri barang baku, masing-masing di semen dan pertambangan logam. Untuk melakukan analisis, standar deviasi saham dan return yang diharapkan dari kedua perusahaan dihitung. Selain itu, kinerja mereka dibandingkan dengan indeks LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi, saham MDKA memiliki expected return yang lebih tinggi dibandingkan SMGR. Oleh karena itu, SMGR lebih cocok untuk investor dengan profil risiko moderat, sementara MDKA lebih cocok untuk investor dengan profil risiko agresif. Penelitian ini membantu investor memilih saham berdasarkan preferensi risiko mereka dan potensi keuntungan yang diinginkan

Nabila Az Zahra, Trisakti School Of Management Bekasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)—dua perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45. Kedua bisnis ini bekerja di industri barang baku, masing-masing di semen dan pertambangan logam. Untuk melakukan analisis, standar deviasi saham dan return yang diharapkan dari kedua perusahaan dihitung. Selain itu, kinerja mereka dibandingkan dengan indeks LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi, saham MDKA memiliki expected return yang lebih tinggi dibandingkan SMGR. Oleh karena itu, SMGR lebih cocok untuk investor dengan profil risiko moderat, sementara MDKA lebih cocok untuk investor dengan profil risiko agresif. Penelitian ini membantu investor memilih saham berdasarkan preferensi risiko mereka dan potensi keuntungan yang diinginkan

References

Alwi, I. (2003). Pasar modal teori dan aplikasi. Edisi ke-2. Jakarta: Salemba Empat.

Darmitha, I. M., & Purbawangsa, I. B. A. (2016). Studi komparatif kinerja portofolio optimal saham LQ45 dan 50 most active stocks by trading frequency. Retrieved December 11, 2024, from http://eprints.umg.ac.id/364/3/BAB%20II.pdf

Erawati, F. N., Angarani, D., & Hasan, K. (2022). Analisis perbedaan harga saham, return saham, dan likuiditas saham sebelum dan sesudah akuisisi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Fitriaty, N., et al. (2014). Analisis portofolio optimal menggunakan model indeks tunggal dan metode RVOL.

Halim, A. (2005). Analisis investasi. Jakarta: Salemba Empat.

Historical Data PT Merdeka Copper Gold Tbk. (2024). Retrieved December 10, 2024, from https://finance.yahoo.com/quote/MDKA.JK/

Historical Data PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (2024). Retrieved December 10, 2024, from https://finance.yahoo.com/quote/SMGR.JK/history/?period1=1576066066&period2=1733918859

Jordan, B. D. (2000). Fundamentals of investments: Valuation and management (2nd ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Jones, C. P. (2000). Investments: Analysis and management (7th ed.). New York, NY: John Wiley & Sons.

Safitri, N., Nilawati, N., & Widyastuty, W. (2013). Analisis perbedaan kinerja saham perusahaan sektor agrikultur sebelum, saat, dan setelah krisis ekonomi global di Bursa Efek Indonesia.

Samsul, M. (2006). Pasar modal & manajemen portofolio. Jakarta: Erlangga.

Tampubolon, M., et al. (2002). Kinerja return jangka panjang investasi saham BUMN dan non-BUMN pada pasar perdana di BEJ. Retrieved December 11, 2024, from http://etheses.uin-malang.ac.id/1163/6/11510033%20Bab%202.pdf

Usman, R. (1989). Hukum pasar modal di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Wibowo, B. (2001). Analisis risiko sistematis perusahaan bermasalah dan sehat di Bursa Efek Jakarta.

Downloads

Published

2025-03-31

How to Cite

Nocy Aulia Putri, Gioe Nathasya Daud, & Nabila Az Zahra. (2025). ANALISIS TINGKAT RESIKO DAN PENGEMBALIAN SAHAM PADA INDEKS LQ45 SEKTOR BARANG BAKU: PADA INDEKS LQ45 SEKTOR BARANG BAKU. IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management, 3(1). https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.381

Issue

Section

Articles