ANALISIS TINGKAT RISIKO DAN PENGEMBALIAN SAHAM PADA INDEKS LQ45 SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR

Authors

  • Javier Shalom Raykart Sopacua Trisakti School of Management
  • Rio Valent Januarga Trisakti School of Management
  • Gera Kristo Andhini Trisakti School Of Management
  • Michaell Trisakti School of Management

DOI:

https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.376

Keywords:

Stock Market, LQ45 Index, Risk Analysis, Return Analysis, Expected Return

Abstract

This study evaluates the risk and return levels of stocks in the LQ45 index of Indonesia’s manufacturing sector. Using data from 2020–2024, five selected companies were analyzed based on actual returns, expected returns, and risk levels. Results show PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) as the top performer, offering positive returns with low risk, while others like PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) and PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) had high risks and negative returns. Recommendations are provided for investment strategies tailored to different risk profiles.

 

Penelitian ini mengevaluasi tingkat risiko dan pengembalian saham pada indeks LQ45 sektor manufaktur di Indonesia. Berdasarkan data 2020–2024, lima perusahaan terpilih dianalisis menggunakan pengembalian aktual, pengembalian yang diharapkan, dan tingkat risiko. Hasilnya menunjukkan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sebagai saham terbaik dengan pengembalian positif dan risiko rendah, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memiliki risiko tinggi dan pengembalian negatif. Rekomendasi diberikan sesuai profil risiko investo

Author Biographies

Javier Shalom Raykart Sopacua, Trisakti School of Management

<tbody><tr><td valign="top"><p>This study evaluates the risk and return levels of stocks in the LQ45 index of Indonesia’s manufacturing sector. Using data from 2020–2024, five selected companies were analyzed based on actual returns, expected returns, and risk levels. Results show PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) as the top performer, offering positive returns with low risk, while others like PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) and PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) had high risks and negative returns. Recommendations are provided for investment strategies tailored to different risk profiles.</p><p><br /></p><p>Penelitian ini mengevaluasi tingkat risiko dan pengembalian saham pada indeks LQ45 sektor manufaktur di Indonesia. Berdasarkan data 2020–2024, lima perusahaan terpilih dianalisis menggunakan pengembalian aktual, pengembalian yang diharapkan, dan tingkat risiko. Hasilnya menunjukkan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sebagai saham terbaik dengan pengembalian positif dan risiko rendah, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memiliki risiko tinggi dan pengembalian negatif. Rekomendasi diberikan sesuai profil risiko investo</p> </td> </tr> </tbody>

Rio Valent Januarga, Trisakti School of Management

<tbody><tr><td valign="top"><p>This study evaluates the risk and return levels of stocks in the LQ45 index of Indonesia’s manufacturing sector. Using data from 2020–2024, five selected companies were analyzed based on actual returns, expected returns, and risk levels. Results show PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) as the top performer, offering positive returns with low risk, while others like PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) and PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) had high risks and negative returns. Recommendations are provided for investment strategies tailored to different risk profiles.</p><p><br /></p><p>Penelitian ini mengevaluasi tingkat risiko dan pengembalian saham pada indeks LQ45 sektor manufaktur di Indonesia. Berdasarkan data 2020–2024, lima perusahaan terpilih dianalisis menggunakan pengembalian aktual, pengembalian yang diharapkan, dan tingkat risiko. Hasilnya menunjukkan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sebagai saham terbaik dengan pengembalian positif dan risiko rendah, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memiliki risiko tinggi dan pengembalian negatif. Rekomendasi diberikan sesuai profil risiko investo</p> </td> </tr> </tbody>

Michaell, Trisakti School of Management

<tbody><tr><td valign="top"><p>This study evaluates the risk and return levels of stocks in the LQ45 index of Indonesia’s manufacturing sector. Using data from 2020–2024, five selected companies were analyzed based on actual returns, expected returns, and risk levels. Results show PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) as the top performer, offering positive returns with low risk, while others like PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) and PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) had high risks and negative returns. Recommendations are provided for investment strategies tailored to different risk profiles.</p><p><br /></p><p>Penelitian ini mengevaluasi tingkat risiko dan pengembalian saham pada indeks LQ45 sektor manufaktur di Indonesia. Berdasarkan data 2020–2024, lima perusahaan terpilih dianalisis menggunakan pengembalian aktual, pengembalian yang diharapkan, dan tingkat risiko. Hasilnya menunjukkan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sebagai saham terbaik dengan pengembalian positif dan risiko rendah, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memiliki risiko tinggi dan pengembalian negatif. Rekomendasi diberikan sesuai profil risiko investo</p> </td> </tr> </tbody>

References

Anderson, D. R., Sweeney, D. J., Williams, T. A., Camm, J. D., & Cochran, J. J. (2014). Statistics for business and economics (12th ed.). South-Western Cengage Learning.

Bone, R. A., Kane, A., & Marcus, A. J. (2008). Investments. McGraw-Hill Education.

Fahmi, I. (2012). Pasar modal dan investasi. Alfabeta.

Gitman, L. J., & Zutter, C. J. (2012). Principles of managerial finance (14th ed.). Pearson Education.

Gitman, L. J., & Zutter, C. J. (2015). Principles of managerial finance. Pearson Education.

Hawa, U. M. (2023). Rasio keuangan sebagai variabel prediktor harga saham pada perusahaan pertambangan batu bara. Owner, 7(4), 3553–3559. https://doi.org/10.33395/owner.v7i4.1708

Home, V. (2007). Fundamentals of financial management. Prentice Hall.

Husnan, S. (2010). Dasar-dasar manajemen keuangan. UPP STIM YKPN.

Husnan, S., & Pudjiastuti, E. (2004). Manajemen keuangan. UPP AMP YKPN.

Hutagalung, A. P., & Dewi, V. I. (2023). Pembentukan portofolio optimal pada saham yang terdaftar di indeks IDX Value 30 dengan metode indeks tunggal. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 6(2), 175–184. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v6i2.267

Jogiyanto, H. M. (2010). Teori portofolio dan analisis investasi (7th ed.). BPFE.

Kasmir. (2015). Analisis laporan keuangan. Rajawali Pers.

Megawati, N., & Salim, M. N. (2019). Pengaruh variabel makroekonomi terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Media Ekonomi, 26(1), 47–54. https://doi.org/10.25105/me.v26i1.5163

Mishkin, F. S. (2008). Financial markets and institutions. Pearson Education.

Pada, S., Nurdianingsih, R., & Suryadi, E. (2021). Analisis perbandingan portofolio optimal dengan menggunakan model single indeks dan model Markowitz dalam penetapan investasi saham. Jurnal Produktivitas, 8(1). http://www.openjurnal.unmuhpnk.ac.id/index.php/jp

Putri Yuantari, S., & Rikumahu, B. (2022). Analisis pembentukan portofolio optimal saham LQ45 berdasarkan single index model (studi kasus terhadap saham index LQ45 periode Februari 2020–Juli 2021). SEIKO: Journal of Management & Business, 4(3), 104–133. https://doi.org/10.37531/sejaman.v4i3.2466

Rahmawati, I. L., Sa’diyah, J., Hanivatul, K. S., & Turani, N. (2023). Peran pasar modal dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Journal of Economic and Social Studies (JESS). https://journal.civiliza.org/index.php/jess

Restiawan, S. A., & Asytuti, R. (2020). Evaluasi faktor ekonomi makro dalam mempengaruhi harga saham. Akurasi: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.36407/akurasi.v2i1.155

Rizqullah, T. Z., Hidayat, W. W., Supardi, S., & Ridwan, R. (2024). Analisis pembentukan portofolio optimal di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan model Markowitz. MASMAN: Master Manajemen, 2(3), 94–108. https://doi.org/10.59603/masman.v2i3.473

Sabila, I., Rahmawati, D., Amperawati, E., & Joseph, C. (2023). Reducing return volatility: The role of earnings quality and corporate reputation. Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(1), 76–86. https://doi.org/10.23917/reaksi.v9i1.4653

Weston, J. F., & Copeland, T. E. (1999). Corporate finance. Addison-Wesley.

Wibowo, A., & Probohudono, A. N. (2017). Pengungkapan risiko keuangan di perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa, 5(1), 43–62. https://doi.org/10.37366/akubis.v5i01.105

Widodo, E., & Irmayanti, A. N. (2019). Comparison of truncated spline regression with simple linear regression method on the stock price of mining company in Indonesia (case study: ADRO.JK, ITMG.JK, and ANTM.JK). Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA, 19(2), 143–153. https://doi.org/10.20885/eksakta.vol19.iss2.art5

Wulandari, D., Ispriyanti, D., & Hoyyi, A. (2018). Optimalisasi portofolio saham menggunakan metode mean absolute deviation dan single index model pada saham indeks LQ-45. Jurnal Gaussian, 7(2), 119–131. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/gaussian/

Downloads

Published

2025-03-31

How to Cite

Javier Shalom Raykart Sopacua, Rio Valent Januarga, Gera Kristo Andhini, & Michaell. (2025). ANALISIS TINGKAT RISIKO DAN PENGEMBALIAN SAHAM PADA INDEKS LQ45 SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR. IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management, 3(1). https://doi.org/10.69718/ijesm.v3i1.376

Issue

Section

Articles